Kejadiaan ini kemarin pagi saat saya di ajak atasan untuk menemani ambil uang di bank..beranjak dari rasa kekhawatiran atasan saya yang di inject dari sang big boss,,,sehingga terjadi perang mulut antara teman saya dan atasan saya..yang kemudian berlanjut pada saat ambil uang di bank..biasanya yang sering ambil uang kalau gak saya ya,,teman saya tetapi hari ini beda atasan saya dapat intruksi dari big boss untuk ambil uang sendiri takut terjadi apa apa katanya..maka kami pun berangkaat ke bank tersebut, sampai di tempat atasan saya langsung menuju antrian dan saya menunggu di lobi..karena lama saya pun beranjak ke antrian untuk ganti kartu ATM..pada saat saya di layani oleh CS bank ,,bersamaan pula atasan saya udah di depan teller..kemudian saya di panggil atasan saya untuk hitung uangnya.,yang sebelumnya saya tanyakan jumlah pengambilan berapa...? belum di jawab namun teller malah sibuk untuk menjelaskan kepada atasan saya perihal perincian uang yang di serahkan..dan atasan saya pun mengangguk saja..tanda setuju..maka gak lama saya pun masukan uang ke amplop..dan beranjak pulang..saat tiba di kantor di hitung oleh keuangan dan ternyata kurang jumlaahnya..atasan saya malah balik bertanya kepada saya,,,kok bisa kurang ,,? katanya ..!
saya pun jawab : kan bapak yang ke teller, saya hanya itung uang saja ,,jumlah ambilnya saya gak tahu..!!
maka mualailah pikiran negativ merasuk otak atasan saya,,waduh jangan hilang uang ini..tekor lah aku ,,katanya lagi,,di telponlah bank tersebut dan operator menjawab bahwa teller bersangkutan sedang keluar kantor sebentar..tetapi karena atasan saya sudah terasuk otak negativ maka diapun masih tak percaya ,,,wah itu cuma permainan aja,,masa baru tadi udah pergi,,jangan jangan udah buat makan makan uang itu..katanya,,,maka sayapun jelaskan lagi..pak bank itu besar gak mungkin menaruh nama baik hanya pada uang sejumlah itu,,kalau itu memang rejeki bapak pasti itu uaang kembali...kalau uang gak kembali berarti bapak kurang sedekah jawab saya..maka kamipun kembali ke bank tersebut..dalam perjalanan ke bank atasan saya menggerutu terus dan seolah olah keyakinan negativ nya benar dan benar walaupun belum tentu benar...dan sampai di tempat,,teller pun tak ada karena memang masih keluar kantor,,kami menunggu,,tibalah sang teller datang,,dan saya jelaskan kekurangan uang tersebut,,dan sang teller pun tahu dan memang uang sudah di siapkan untuk di kembalikan...barulah atasan saya terlihat senang,,dan kami pun pulang dan di perjalanan kami bercerita lain hal,,sampai pada masalah uang pribadinya yang di pinjam kantor untuk operasional..yang menuduh saya memberitahu kantor pusat bahwa dia ada uang,,dan dia menjelaskan dengan keyakinan yang amat sangat,,,maka saya pun dengan ringan menjawab pak..untuk apa saya memberitahu bahwa bapak punya uang,,dan dari mana saya tahu bapaak punya uang,,apa untungnya saya kalau bapak kasih pinjam uang bapak..?? dan yang terakhir dengan rendah hati saya berkata,,sadar gak bahwa keyakinan bapak selalu salah..?? gak usah ambil contoh yang lama 2 ..yang baru saja pak..tadi saat uang yang kurang belum kembali bapak sangat yakin bahwa uang itu hilang,,dan bapak yakin pihak bank bohong tentang keberadaan teller..tapi ternyata salah semuakan..!! jaawab saya..
disini saya hanya bisa mengambil hikmah bahwa kalau kita sudah dilanda pikiran pikiran negative, maka yang keluar pun kata kata negative, prilaku negative,yang akhirnya mau tidak mau orang orang akan berpikir negative pada kita...
so don't negative thingking,,,get the fuck off mr.boss
chiua...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar